Kamis, 22 Agustus 2019

Waspada Aplikasi Pede (Ponsel Duit) Saat Event Jobfair Program MLM

ARSPuja Labs - Waspada Aplikasi Pede (Ponsel Duit) Saat Event Jobfair Program MLM

Pengalaman Buruk Ikut Jobfair Karena Aplikasi Pede Ponsel Duit. Jika kalian sedang penasaran dan melakukan pencarian di mesin pencari tentang apa itu aplikasi pede? Maka anda menemukan jawabannya ditulisan yang akan kami bahas kali ini.


source: GoogleImages


Cerita bermula ketika salah satu rekan kami mengikuti event jobfair yang diselenggarakan di salah satu kota di Jawa Timur, singkat cerita rekan kami berniat melakukan survey seperti apa kondisi jobfair di kota yang bisa dibilang jarang digelar jobfair.

Oke sebelumnya jika kalian belum tahu apa itu jobfair, jobfair adalah pesta bazar yang berisi lowongan-lowongan perkerjaan dari berbagai perusahaan yang ikut berperan, nah di sana kalian bisa melakukan tanya jawab langsung dengan perwakilan perusahaan atau jika berminat bisa langsung membuat lamaran pekerjaan dan diserahkan untuk mengikuti proses seleksi penerimaan karyawan.

Kembali ke topik mengenai aplikasi Pede, sebelumnya dikutip dari Google Palystore aplikasi pede adalah aplikasi teman keuangan pribadi Anda yang memahami Anda dan membantu Anda untuk bertransaksi, mengelola, menumbuhkan & melindungi uang Anda yang berharga dan memberi Anda akses menuju pinjaman yang sehat.

Dari pengertian di atas aplikasi ini bergerak dibidang pinjaman atau finance, tidak masalah mengenai visi dan misi aplikasi ini, yang salah adalah pemanfaatan kesempatan untuk memperkaya diri pada moment tertentui dan merugikan orang lain.

Siang itu rekan kami datang ke lokasi dimana jobfair digelar, pada umumnya jobfair digelar secara terbuka dan gratis tanpa dipungut biaya maupun pendaftaran yang ribet. Namun berbeda pada kondisi saat itu, saat hendak masuk ke ruang stand jobfair ada petugas yang tidak jelas (tanpa ID Card maupun tanda pengenal lainnya) meminta untuk mendaftar dulu di depan, saat rekan kami mencoba menghampiri tempat pendaftaran kaget bukan kepayang mereka menginstruksi untuk mendownload (paksa) aplikasi pede, serta menyertakan "kode referral" untuk saat mendaftar diaplikasinya nanti.

Dari sini sudah mulai terlihat kejanggalan bahwa ada permainan "MLM" terselubung, setelah rekan kami mencoba menginstall dan mendaftar tanpa mengisi kode referral yang diberikan ternyata ditolak dan disuruh mendaftar ulang (paksa) dengan menyertakan kode referral yang diberikan di awal. Hmmm.. karena rekan kami tidak buta teknologi dia memutuskan mencari informasi ke petugas yang sedang membantu scan data pribadi calon (korban) aplikasi pede. Berikut percakapannya:

R : Rekan, P : Petugas

R : Selamat siang pak mohon maaf, ini kenapa data ktp dan foto diri harus diminta?

P : Iya ini untuk daftar absensi

R : Ini dari mana? Kenapa diwajibkan mendaftar kita kan mau mengikuti jobfair?

P : Iya ini dari Aplikasi Pede disini sponsor utamanya

R : Terus apa hubungannya dengan stand jobfair di sana? kenapa data pribadi kita diminta dengan menyertakan kode referral juga? ini mirip MLM ya pak tidak jelas

P : *hmm.. tidak menjawab dan pura pura sibuk*

setelah itu rekan kami langsung meninggalkan lokasi tanpa mendapat informasi dari stand perusahaan satu pun.

Sangat disayangkan pihak penyedia jobfair jika memang ada sponsorship (utama) harusnya ada xbanner maupun ID Card petugas yang jelas, kemudian cara pendaftaran paksa dan meminta data pribadi (foto ktp, foto wajah) merupakan pelanggaran UU ITE jika dilakukan terselubung tanpa izin yang jelas dari pemilik.

Inti dari tulisa ini buat kalian yang sedang mengikuti event jobfair dan diminta mendaftar melalui aplikasi pede maupun sejenisnya STOP! JANGAN DILANJUT! TINGGALKAN SAJA TEMPAT ITU! mereka berusaha mencari keuntungan pribadi dibalik kode referral yang diberikan kepada calon pendaftar.

Sekilas info kode referral merupakan kode yang digunakan untuk mendapatkan loyalti atau persentase keuntungan dari calon (korban) yang telah didaftarkan dengan kode tersebut, dimisalkan dengan satu terdaftar mereka mendapatkan 25rb, misal 10 pendaftar maka 25.000 x 10 = 250rb, mereka mendapatkan 250rb dalam hitungan menit.

Buat kalian para petugas semoga berkah hasil yang kalian dapat dengan melakukan penipuan terselubung pada para mahasiswa lugu yang baru lulus dan gagap teknologi. Selamat kalian sudah berhasil menipu mereka.

Hmm.. tetap berhati-hati dan jadilah SDM yang cerdas di era digital ini.

Cukup disini artikel tentang "Waspada Aplikasi Pede (Ponsel Duit) Saat Event Jobfair Program MLM"

Semoga bermanfaat.

#Ars

Selasa, 20 Agustus 2019

Pengguna XL Jangan Angkat Telpon Dari Nomor 99575 Ini Alasannya

ARSPuja Labs - Pengguna XL Jangan Angkat Telpon Dari Nomor 99575 Ini Alasannya

Sejak awal tahun 2019 ini entah kenapa sering sekali pihak operator seluler melakukan promosi melalui berbagai media seperti sms dan telpon, kali ini kita akan membahas tentang Panggilan Berulangkali (Spam Call) dari operator XL yaitu nomor 99575.

source: fromthegrapevine.com

Dikutip dari unknownphone.com  nomor 99575 merupakan nomor spam yang sudah banyak merugikan para pengguna operator seluler khususnya XL. Bahkan mereka mengaku sudah di hubungi sebanyak 5 kali dalam sehari.

Berikut adalah beberapa kutipan respon netizen dari laman unknownphone.com:

Ini sangat mengganggu saya, saya rasa ini sangat tidak punya sopan santun berkomunikasi. Mohon pihak2berwenang dan yg terkait untuk mononaktifkan nomer tersebut.

Nomor ini sangat menggaggu hampir tiap hari telp tp tidak sy angkat
sering ditelpun dr nomer ini tp saya tidang angkat.
mengganggu sekali..

Hampir setiap hari menelpon, tapi tidak pernah saya angkat. Sy sangat terganggu sekali

Telepon misterius..telepun setiap hari

Barusan di telpon, pas diangkat suara cewek terus berubah jadi suara cowok. Suaranya agak berat kata lagi baca mantra,

Barusan dapet telpon dari nomor ini.. saya angkat.. ga ada suara..
abisnya langsung browsing.. langsung block number setelah liat komen komen disini...

Dari beberapa respon netizen mengenai nomor telpon tersebut dapat disimpulkan bahwa nomor 99575 adalah SPAM dan memiliki jejak digital yang negatif, lebih baik jangan di angkat dan masukkan ke dalam blacklist atau daftar blokir di handphone kalian.

Hingga sampai artikel ini diterbitkan nampaknya pihak operator XL belum mampu memberikan solusi mengenai masalah yang serius ini, sepertinya memang ini adalah kerja sama operator dengan layanan pihak ketiga. Hmmm sangat merugikan pengguna ya.

Semoga kalian yang membaca artikel ini bisa mengambil positifnya, jangan mudah percaya dan merespon panggilan yang tidak dikenal, berikan pemahaman dan pengarahan kepada orang tua atau saudara yang mungkin belum begitu paham teknologi. Terimakasih.

Sekian dulu artikel yang berjudul "Pengguna XL Jangan Angkat Telpon Dari Nomor 99575 Ini Alasannya Karena SPAM". Semoga Bermanfaat.

# Ars